lembaga-sosial

Pengertian Lembaga Sosial, Ciri, Unsur, Fungsi

Definisi lembaga sosial

lembaga-sosial

Konsep panti sosial adalah lembaga yang anggotanya terdiri dari orang-orang yang berkumpul membentuk satu kesatuan berdasarkan kesamaan visi dan misi. Fasilitas sosial ini sering juga disebut dengan fasilitas sosial.

Selain visi dan misi, terdapat juga nilai, norma, adat istiadat dan unsur sosial dalam panti sosial ini yang dimiliki bersama oleh satu komunitas. Di panti sosial ini juga akan ada aturan-aturan yang disepakati atau disepakati bersama sehingga bisa berjalan sesuai keinginan bersama.

Pranata sosial merupakan kumpulan norma yang bersifat khusus dan terstruktur secara sistematis agar mampu memenuhi segala macam kebutuhan manusia.

Pengertian lembaga sosial menurut para ahli

  • Menurut Koentjaraningrat, pranata sosial adalah sistem tingkah laku dan juga hubungan yang menitikberatkan pada kegiatan untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus dalam kehidupan manusia.
  • Menurut Peter L. Berger, pranata sosial adalah proses di mana tindakan manusia ditekan oleh pola tertentu dan dipaksa untuk bergerak sesuai dengan keinginan masyarakat.
  • Menurut Soerjono Soekanto, panti sosial merupakan seperangkat norma di semua tingkatan yang berkutat pada kebutuhan dasar dalam kehidupan masyarakat.

Jenis lembaga sosial

Tentunya sebagai sebuah institusi dalam masyarakat, panti sosial ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya sebagai berikut:

Lembaga keluarga

Lembaga sosial yang paling dasar dapat dikatakan sebagai lembaga keluarga yang terdiri dari keluarga inti yang beranggotakan bapak, ibu dan anak. Lembaga keluarga adalah lembaga sosial pertama yang dimasuki setiap orang sejak lahir. Makanya, kesuksesan seseorang juga bisa dilihat dari perabotan keluarganya.

lembaga pendidikan

Lembaga ini merupakan lembaga yang berorientasi pada pendidikan, tempat belajar dan mengajar dimana para anggotanya dapat belajar menjadi lebih baik

Institusi agama

Lembaga ini adalah lembaga yang terkait dengan agama tertentu dan anggotanya juga menganut agama yang sama. Itu memungkinkan anggota untuk berbagi pengetahuan dan juga terlibat dalam kegiatan atau kegiatan yang berguna atas nama kepercayaan mereka. Keberadaan lembaga keagamaan ini juga bertujuan untuk mempererat persatuan seluruh umat beragama.

Lembaga kesehatan

Fasilitas ini difokuskan pada pelayanan kesehatan dan bertujuan untuk menjaga kesehatan seluruh masyarakat setiap saat.

Lembaga politik

Lembaga politik biasanya adalah lembaga dalam masyarakat yang menangani masalah yang berkaitan dengan aturan, regulasi, dan administrasi tertentu.

Lembaga budaya

Lembaga dalam masyarakat ini merupakan lembaga yang penting karena membantu masyarakat mengembangkan dan melestarikan budaya, seni, dan lingkungan yang ada di sekitarnya. Di Indonesia yang memiliki ragam budaya yang sangat luas, lembaga budaya yang ada tentunya juga akan mampu menjaga keutuhan budaya yang ada.

Lembaga ekonomi

Kelembagaan ekonomi adalah kelembagaan dalam masyarakat yang berkaitan dengan permasalahan ekonomi dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat secara memadai.

Lembaga hukum

Lembaga hukum adalah lembaga yang mengatur ketertiban dalam masyarakat sekaligus memberikan bantuan hukum kepada orang yang membutuhkan. Karena tidak semua anggota masyarakat memahami hukum dan ketika berhadapan dengan hukum mengalami kesulitan, lembaga hukum yang ada siap membantu.

Karakteristik institusi sosial

Di bawah ini adalah beberapa ciri lembaga sosial, antara lain sebagai berikut:

  • Apakah Anda memiliki alat atau aksesori.
  • Memiliki simbol tersendiri.
  • Miliki tata tertib dan tradisi juga.
  • Memiliki ideologi.
  • Memiliki ketekunan atau kekebalan.
  • Dan memiliki umur yang lebih panjang.

Unsur penting dalam institusi sosial

Di bawah ini adalah beberapa elemen kunci yang ditemukan di institusi sosial, termasuk yang berikut:

  • Memiliki keterkaitan yang erat dengan kebutuhan dasar manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Terkait dengan kodrat manusia adalah makhluk biologis, psikologis dan sosiologis.
  • Merupakan organisasi yang terstruktur dan juga terstruktur.
  • Cara bertindak yang mengikat.
  • Apakah organisasi yang relatif stabil.

Fungsi institusi sosial

Di bawah ini adalah beberapa fungsi atau peran lembaga sosial, antara lain sebagai berikut:

  • Berperan dalam pembinaan dan pembinaan bagi setiap orang atau masyarakat agar dapat menyesuaikan diri dengan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat guna mencapai atau bahkan memenuhi kebutuhan dasarnya.
  • Ini juga berperan sebagai fungsi kontrol untuk segala jenis aktivitas atau aktivitas sosial.
    Juga berperan sebagai stabilisator atau dinamisator dalam kehidupan sosial agar mampu mengembangkan kualitas proses sosial.
  • Juga berperan sebagai penggerak dalam perkembangan kehidupan sosial.
    Selain itu juga berperan sebagai sarana efektif untuk menjaga keutuhan, persatuan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjaga kepribadian bangsa.

Contoh institusi sosial

Di bawah ini adalah beberapa contoh lembaga sosial dan perkumpulannya, antara lain sebagai berikut:

  • Lembaga perkawinan itu adalah KUA atau Kantor Urusan Agama.
  • Institusi pendidikan yaitu Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Dasar, Universitas atau Perguruan Tinggi.
  • Lembaga ekonomi yaitu PT, CV, Perusahaan dan lain-lain.
  • Institusi pemerintahan yaitu partai, parlemen dan lain-lain.

Contoh lembaga keagamaan

  • Islam = Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Kristen = Komunitas Gereja Indonesia (PGI)
  • Catholic = Konferensi Kepercayaan Indonesia (KWI)
  • Buddha = perwakilan umat Buddha Indonesia (WALUBI)
  • Hindu = Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)

Sekian, dan terima kasih telah membaca tentang pentingnya institusi sosial, fitur, elemen, fungsi, dan contoh. Semoga apa yang telah dijelaskan diatas semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber :